Skip to main content

JIWA KEPEMIMPINAN


Anda tentu tidak asing lagi dengan istilah kepemimpinan, bukan? Kita semua mengetahui bahwa kepemimpinan sangat diperlukan, terutama dalam organisasi atau perusahaan untuk mencapai tujuan-tujuannya. Akan tetapi, sebelum seseorang dapat menjadi pemimpin yang baik bagi orang lain, tentu ia perlu memiliki jiwa kepemimpinan dalam dirinya terlebih dahulu. Setidaknya, jiwa kepemimpinan dalam diri sendiri ini bermanfaaat untuk memunculkan keberanian dalam menggapai keinginan, mengevaluasi diri, menghadapi resiko, dan mampu menguasai diri, loh!Jiwa kepemimpinan ini terdiri dari kemampuan sosial (kepekaan terhadap situasi sosial dan mampu berperan sesuai dengan situasi); kebijaksanaan (terbuka terhadap sudut pandang orang lain), keberanian (dalam mempertahankan dan melakukan hal yang dianggap benar), mampu mengatasi peramasalahan, mampu membuat keputusan (mengetahui kapan harus membuat keputusan), dan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain.



Lalu, bagaimana menumbuhkan jiwa kepemimpinan dalam diri?

  • Miliki motivasi untuk berkembang

Jika Anda ingin mengembangkan jiwa kepemimpinan dalam diri, pertama-tama Anda perlu memiliki motivasi dan dorongan untuk berkembang. Yakinkan diri Anda bahwa Anda siap untuk bekerja keras mengembangkan kompetensi-kompetensi kepemimpinan; menerima kritik sebagai sesuatu yang membangun dan bersedia mengubah strategi jika dirasa kurang efektif.

  • Ketahuilah kekuatan dan kebutuhan dalam diri saat ini

Mulailah melihat ke dalam diri, aspek manakah yang perlu ditingkatkan dan kemampuan apa yang telah kamu miliki saat ini. Hal ini dapat diperoleh dengan bertanya kepada teman atau orang-orang terdekat.

  • Kembangkan kemampuan kognitif dan sosial

Pemimpin yang efektif haruslah pintar. Maksudnya Anda bukan harus memiliki skor IQ yang sangat tinggi, melainkan Anda perlu mengetahui apa yang sedang Anda lakukan dan bagaimana untuk membuat keputusan dengan tepat. Belajarlah untuk mengumpulkan dan menganalisis data sebelum membuat keputusan. Anda juga perlu cerdas secara sosial yaitu dengan bijaksana dalam perkataan dan mampu melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain.

  • Kembangkan kemampuan emosional

Pintar saja tidak cukup. Jika Anda ingin menumbuhkan jiwa kepemimpinan dalam diri, diperlukan juga kecerdasan secara emosional, yaitu kemampuan untuk mengetahui emosi orang lain dan belajar untuk mengontrol pengekspresian emosi diri sendiri.

  • Kembangkan karakter

Karakter yang diperlukan seorang pemimpin yaitu: keadilan dalam memperlakukan orang lain, dapat meregulasi emosi dan tujuan, berhati-hati dan bijaksana dalam melihat dari sudut pandang orang lain, serta memiliki keberanian dalam melakukan sesuatu yang benar atau mengambil resiko.

  • Buat tujuan yang baik

Tujuan yang baik mencakup: spesifik (sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai), peningkatan/progress dapat diukur, dapat dicapai, realistik dalam hal tingkat kesulitan tujuan, dan memiliki jangka waktu spesifik yang dibutuhkan untuk mencapai kompetensi/tujuan tersebut. Ketika membuat tujuan, Anda secara sadar ataupun tidak, jiwa kepemimpinan Anda dilatih, loh!

  • Minta feedback

Feedback dapat Anda peroleh dari mentor, pelatih, maupun teman sebaya. Feedback mungkin terlihat tidak penting, namun Anda dapat mengetahui bagaimana penilaian orang lain terhadap perkembangan jiwa kepemimpinan yang Anda miliki. Gunakan kesalahan sebagai alat untuk mempelajari dan mengembangkan jiwa kepemimpinan Anda!

Menumbuhkan jiwa kepemimpinan memang bukanlah sesuatu yang ‘sekali jadi’. Kompetensi ini merupakan sesuatu yang berkelanjutan. Yuk, jangan menyerah dan terus berlatih menumbuhkan jiwa kepemimpinan dalam diri! Ingat, jika Anda ingin mengubah dunia, pimpin terlebih dahulu diri Anda untuk melakukan perubahan dalam diri!

Comments

Popular posts from this blog

PERENCANAAN KARIR SISWA SMK

Arti dan Pentingnya Perencanaan Karir Memperoleh karir atau pekerjaan yang layak dan sesuai harapan, merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia yang sehat, di mana pun dan kapan pun mereka berada. Betapa orang akan merasa sangat susah dan gelisah jika tidak memiliki pekerjaan yang jelas, apalagi kalau sampai menjadi penganggur. Demikian pula banyak orang yang mengalami stres dan frustrasi dalam hidup ini karena masalah pekerjaan. Menggapai karir yang gemilang tidak didapatkan hanya dengan melewati proses semalam. Ia membutuhkan kerja keras, aktualisasi diri yang mendalam, dan kemauan untuk terus belajar. Seorang professional yang berhasil dalam karirnya adalah ia yang telah merintisnya sejak muda. Para praktisi SDM mengatakan, ”Orang yang berhasil pada umumnya akan melakukan analisa serta mengetahui apa yang menjadi tujuan karirnya, apa rencana serta tindakan yang diambil untuk mencapai karir yang diharapkan”. Pengertian Karir Pekerjaan tidak serta merta merupakan ...

ORIENTASI PILIHAN KARIR SETELAH LULUS SMK

Mau Kemana Setelah Tamat SMA dan SMK???           setelah kelulusan kelas 3 SMA dan SMK. euforianya pasti masih terasa.Tetapi mungkin tidak berlama-lama, karena setelah itu masuk masa-masa kebingungan, mau kemana neh setelah tamat… Ketika masih SMA, hal ini mungkin belum terpikirkan dengan jelas, karena masih terfokus untuk belajar materi-materi pelajaran di sekolah dan juga tuntutan harus mencapai nilai tertentu agar dapat lulus Ujian Akhir Nasional. Sekarang setelah lulus, pertanyaan-pertanyaan itu semakin bergema dalam pikiran.. ding.. ding.. ding… ding… Ada beberapa pilihan yang mungkin terpikirkan dan yang dapat dipilih oleh adik-adik sekalian. Melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, atau kuliah. Bagi sebagian orang yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, biasanya sejak SMA sudah buat rencana, akan kuliah dimana, di jurusan apa. Memilih untuk kuliah, pastinya tidak mudah. pertama-tama, sebaiknya sesuaikan jurusan yang dipilih dengan...

CARA MEMBANGKITKAN SEMANGAT BELAJAR

Belajar merupakan proses mencari dan mengetahui suatu ilmu agar wawasan lebih luas sehingga dapat memecahkan berbagai macam masalah. Seringkali proses ini dikaitkan dengan mereka yang berstatus sebagai siswa atau mahasiswa, bukan? Padahal pepatah mengatakan, setiap orang wajib untuk menimba ilmu hingga liang lahat. Hal itu membuktikan bahwa belajar sangatlah penting. Namun disamping semuanya, belajar membutuhkan dukungan penuh dari setiap aspek, termasuk lingkungan dan yang paling penting adalah diri kamu sendiri. Adakalanya kamu merasa begitu semangat, tapi bisa juga malas belajar dan malah membuang waktu dengan melakukan kegiatan lain. Selain terganggu karena kegiatan bermain atau rasa malas menyerang, waktu libur panjang pun menjadi salah satu faktor penyebab semangat belajar kian memudar. Maka dari itu, Bacaterus punya tips agar semangat belajar kamu kian melesat daripada sebelumnya. Berikut 10 tips tersebut yang dirangkum dari berbagai sumber. 10 Tips untuk Membangkitkan Semangat...