Skip to main content

MENJADI PRIBADI YANG BERKARAKTER



Hidup dalam dunia yang sangat keras serta penuh dengan tantangan di samping sangat dibutuhkan kecerdasan intelektual yang sangat tinggi, juga sudah menjadi kebutuhan akan pentingnya karakter pribadi yang kuat, baik dan matang.



Karakter sangat dibutuhkan bagi semua orang karena sangat diperlukan dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan tantangan. Karakter sangat berguna untuk menghadapi segala macam rintangan dalam mengarungi kehidupan. Karakter sangat menentukan tingkat kemudahan setiap orang dalam menghadapi segala problem kehidupan. Semakin kuat karakter seseorang akan lebih mudah baginya dalam mencari solusi atas semua problem yang dialami.



Menurut Pusat Bahasa Depdiknas, pengertian karakter adalah “bawaan, hati, jiwa, kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, temperamen, watak”. Sedangkan berkarakter adalah berkepribadian, berperilaku, bersifat, bertabiat, dan berwatak”. Untuk memiliki pribadi yang berkarakter ada beberapa sifat yang perlu ditumbuh kembangkan yaitu: mencintai Tuhan dan semua ciptaannya; bertanggung jawab; berdisiplin; kemandirian; baik; rendah hati; percaya diri; kreatif dan bekerja keras; kepemimpinan dan keadilan; toleransi; kedamaian; kesatuan; kejujuran; kearifan; hormat; santun; dermawan; suka menolong; gotong royong; kerjasama; dan sejenisnya.



Ketika sifat tersebut sudah mewarnai sikap dan karakter individu maka dengan sendirinya akan menjadikan setiap orang berkarakter, seperti, pertama, peduli, sangat peduli terhadap kebutuhan orang lain. Sikap peduli terhadap sesama dengan sendirinya akan tercipta resonansi, maksudnya kepedulian yang telah diberikan pasti akan mendapat balasan dengan menerima kepedulian dari orang-orang yang juga memiliki karakter yang sama, apa yang ditabur pasti itu juga yang dituai. Keyakinan yang tertanam dalam diri bagi orang yang memiliki karakter ini adalah ketulusan niat meringankan beban sesama makhluk. Ia berkeyakinan bahwa Tuhan pasti meridhoi, dan perasaan bahagiapun sangat terasa karena telah membantu meringankan beban sesama.



Kedua, berempati, karakter ini sangat penuh dengan perhatian, mudah memberi pujian dan reward, memang manusia pada hakikatnya butuh apresiasi. Meski kebaikan itu sekecil apapun, ia sangat menghargai karya dan perilaku sesama.



Ketiga, kelemahlembutan, karakter ini sangat kuat dalam melakukan pengendalian emosi, karakter yang memiliki kepribadian yang menyenangkan, sangat bijak dan penuh kearifan. Dengan kearifan yang dipunyai akan memberi pengaruh di hati orang, sehingga mampu merubah jalan hidup orang lain karena sikap lemah lembut dan kemampuan pengendalian emosi.



Keempat, rendah hati, tidak angkuh, dengan sikap ramah yang dimiliki menjadikannya sederhana dalam segala hal.



Kelima, optimis dan fleksibel, tidak mudah memutus hubungan persaudaraan, memiliki keyakinan bahwa orang yang membuat kesalahan tetap bisa berubah, selalu berperilaku baik kepada orang lain, tidak mudah memberi label buruk kepada sesama, tetapi selalu mencari celah alternatif dan penuh harapan mendapatkan solusi terbaik.



Kesemua sikap tersebut di atas adalah merupakan hal untuk menumbuhkembangkan kepribadian yang bukan hanya dapat mempengaruhi kesehatan jasmani dan ruhani setiap orang, tetapi juga akan memunculkan kenyamanan, kesenangan dan ketentraman bagi orang lain dan lingkungan sekitarnya.



Manusia dalam kehidupan sehari-hari, tidak bisa terlepaskan dengan sesama manusia. Hal tersebut sangat jelas seperti apa yang dikatakan oleh Aristoteles bahwa manusia itu adalah zoon politicon, maksudnya manusia adalah makhluk sosial. Sehingga dengan demikian manusia tidak bisa melepaskan diri dari hubungan interpersonal antara sesamanya, termasuk lingkungannya. Oleh karenanya Islam pun mengajarkan bahwa, “Khairukum anfa’uhum linnaas,” sebaik-baik orang adalah mereka yang bermanfaat bagi sesamanya. Bermanfaat dalam arti mereka mampu berkarakter, memiliki sopan-santun kepada siapa saja dan bisa memberi bantuan bilamana dibutuhkan.



Bukankah penguat karakter yang utama adalah seberapa besar tingkat kemampuan setiap orang dalam menjalankan amanah, dan kesanggupan berkomitmen untuk selalu berperilaku jujur demi kemuliaan. Jadi kata kuncinya adalah "berkarakter" pastikan bisa menjadi individu yang berkarakter unggul atau baik. Jadilah orang yang selalu berusaha melakukan hal terbaik demi Tuhan Yang Maha Esa, dan terhadap diri sendiri, sesama, lingkungan, bangsa dan negara serta dunia dengan memaksimalkan dan mengoptimalkan seluruh potensi terbaik yang dimiliki.

Comments

Popular posts from this blog

PERENCANAAN KARIR SISWA SMK

Arti dan Pentingnya Perencanaan Karir Memperoleh karir atau pekerjaan yang layak dan sesuai harapan, merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia yang sehat, di mana pun dan kapan pun mereka berada. Betapa orang akan merasa sangat susah dan gelisah jika tidak memiliki pekerjaan yang jelas, apalagi kalau sampai menjadi penganggur. Demikian pula banyak orang yang mengalami stres dan frustrasi dalam hidup ini karena masalah pekerjaan. Menggapai karir yang gemilang tidak didapatkan hanya dengan melewati proses semalam. Ia membutuhkan kerja keras, aktualisasi diri yang mendalam, dan kemauan untuk terus belajar. Seorang professional yang berhasil dalam karirnya adalah ia yang telah merintisnya sejak muda. Para praktisi SDM mengatakan, ”Orang yang berhasil pada umumnya akan melakukan analisa serta mengetahui apa yang menjadi tujuan karirnya, apa rencana serta tindakan yang diambil untuk mencapai karir yang diharapkan”. Pengertian Karir Pekerjaan tidak serta merta merupakan ...

ORIENTASI PILIHAN KARIR SETELAH LULUS SMK

Mau Kemana Setelah Tamat SMA dan SMK???           setelah kelulusan kelas 3 SMA dan SMK. euforianya pasti masih terasa.Tetapi mungkin tidak berlama-lama, karena setelah itu masuk masa-masa kebingungan, mau kemana neh setelah tamat… Ketika masih SMA, hal ini mungkin belum terpikirkan dengan jelas, karena masih terfokus untuk belajar materi-materi pelajaran di sekolah dan juga tuntutan harus mencapai nilai tertentu agar dapat lulus Ujian Akhir Nasional. Sekarang setelah lulus, pertanyaan-pertanyaan itu semakin bergema dalam pikiran.. ding.. ding.. ding… ding… Ada beberapa pilihan yang mungkin terpikirkan dan yang dapat dipilih oleh adik-adik sekalian. Melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, atau kuliah. Bagi sebagian orang yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, biasanya sejak SMA sudah buat rencana, akan kuliah dimana, di jurusan apa. Memilih untuk kuliah, pastinya tidak mudah. pertama-tama, sebaiknya sesuaikan jurusan yang dipilih dengan...

CARA MEMBANGKITKAN SEMANGAT BELAJAR

Belajar merupakan proses mencari dan mengetahui suatu ilmu agar wawasan lebih luas sehingga dapat memecahkan berbagai macam masalah. Seringkali proses ini dikaitkan dengan mereka yang berstatus sebagai siswa atau mahasiswa, bukan? Padahal pepatah mengatakan, setiap orang wajib untuk menimba ilmu hingga liang lahat. Hal itu membuktikan bahwa belajar sangatlah penting. Namun disamping semuanya, belajar membutuhkan dukungan penuh dari setiap aspek, termasuk lingkungan dan yang paling penting adalah diri kamu sendiri. Adakalanya kamu merasa begitu semangat, tapi bisa juga malas belajar dan malah membuang waktu dengan melakukan kegiatan lain. Selain terganggu karena kegiatan bermain atau rasa malas menyerang, waktu libur panjang pun menjadi salah satu faktor penyebab semangat belajar kian memudar. Maka dari itu, Bacaterus punya tips agar semangat belajar kamu kian melesat daripada sebelumnya. Berikut 10 tips tersebut yang dirangkum dari berbagai sumber. 10 Tips untuk Membangkitkan Semangat...